Beranda > Pedoman Shalat, Tata Cara Shalat > Gerakan dan Bacaan Shalat (Salam)

Gerakan dan Bacaan Shalat (Salam)

17. Salam

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengakhiri shalatnya dengan salam.

# Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
Kunci shalat adalah bersuci, dan pengharamnya adalah takbir dan penghalalnya adalah mengucapkan salam” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

# “Kunci shalat adalah bersuci, pembukanya takbir dan penutupnya adalah mengucapkan salam.” (HR. Al-Hakim dan disahkan Adz-Dzahabi)

a) Cara Dan Bacaan Salam

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang salam yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

# Dari ‘Amir bin Sa’ad, dari bapaknya berkata:
Saya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi salam ke sebelah kanan dan sebelah kirinya hingga terlihat putih pipinya.” (HR. Ahmad, Muslim dan An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

# “Beliau mengakhiri shalatnya dengan mengucapkan salam dengan menoleh ke sebelah kanan, hingga pipi kanan beliau yang putih nampak terlihat, setelah itu beliau menoleh ke sebelah kiri, hingga pipi kiri beliau yang putih nampak terlihat.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i dan At-Tirmidzi serta dishahihkan olehnya)

# “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan salam dengan berpaling ke arah kanan seraya mengucapkan “assalamu ‘alaikum wa rahmatullaah” [sehingga terlihat pipi kanannya yang putih] dan berpaling ke kiri seraya mengucapkan “assalamu ‘alaikum wa rahmatullaah” [sehingga terlihat pipi kirinya yang putih].” (HR. Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i dan At-Tirmidzi)

# Terkadang pada bacaan salam yang pertama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menambahkan kata wa baraakatuh.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah Daruqutni dengan sanad shahih, Abdur Razzaq, Abu Ya’la, Ath-Thabarani, Al-Ausath dan)

# Ketika berpaling ke kanan beliau terkadang mengucapkan: assalamu ‘alaikum wa rahmatullaah dan ketika berpaling ke kiri hanya mengucapkan assalamu ‘alaikum. (HR. An-Nasa’i, Ahmad dan Siraj dengan sanad shahih). Terkadang beliau mengucapkan salam sekali saja dengan ucapan: [assalamu ‘alaikum] [dengan sedikit memalingkan wajahnya ke kanan}. (HR. Ibnu Khuzaimah, Baihaqi, Adh-Dhiya’, Abdul Ghani Al-Maqdisi dengan sanad shahih, Ahmad, Ath-Thabrani, Baihaqi, dan Hakim)

b) Gerakan Yang Dilarang Ketika Salam

Ketika mengucapkan salam para sahabat ada yang menggerakkan tangan kanannya ke kanan ketika menoleh ke kanan dan menggerakkan tangan kirinya ke kiri ketika menoleh ke kiri. Hal ini dilihat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda:

# “Mengapa kamu menggerakkan tangan kamu seperti gerakan ekor kuda yang lari terbirit-birit dikejar binatang buas? Bila seseorang di antara kamu mengucapkan salam, hendaklah ia berpaling kepada temannya dan tidak perlu menggerakkan tangannya.” [Ketika mereka shalat lagi bersama Rasullullah, mereka tidak melakukannya lagi]. (Pada riwayat lain disebutkan: “Seseorang di antara kamu cukup meletakkan tangannya di atas pahanya, kemudian ia mengucapkan salam dengan berpaling kepada saudaranya yang di sebelah kanan dan saudaranya di sebelah kiri).” (HR. Muslim, Abu ‘Awanah, Ibnu Khuzaimah dan Ath-Thabrani).

# Dari Jabir bin Samarah radhiyallahu anhu, ia berkata: “Apabila kami shalat bersama Rasulullah, ….” Kemudian memberikan isyarat dengan tangannya ke sisi kanan dan kiri. Maka, ketika itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Apa yang kalian yakini dari isyarat tangan tersebut? Padahal, perbuatan tersebut tidak lebih seperti ritualitas ibadah sebagian kaum yang menyembah matahari yang berbentuk seperti ekor kuda. Sebenarnya, cukup bagi kalian untuk meletakkan tangan di atas paha, kemudian memberikan salam kepada saudaranya yang berada di samping kanan dan kirinya.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan An-Nasa’i)

# Dalam riwayat lain dikatakan,
Apabila kalian memberikan salam, hendaknya kalian menoleh kepada orang yang ada disampingnya tanpa harus mempergunakan isyarat dengan tangan.” (HR. Muslim)

Iklan
  1. 12 September 2011 pukul 11:21:42

    terimakasih sangat bermanfa’at sekali…

  2. chandra
    21 Februari 2012 pukul 11:35:22

    makasihhh y om sangat sangat bermanfaat baget ^_^

  3. ghazali
    20 Maret 2014 pukul 12:43:30

    Jawapan yang kurang lengkap, kerna ianya ada bacaan nya apabila toleh kekanan dan kekiri, yang tidak di terangkan

  1. 9 Juni 2012 pukul 6:40:23

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: