Beranda > Pedoman Shalat, Shalat Berjamaah > Hadirnya wanita di Masjid dan Keutamaan Wanita Shalat di Rumahnya

Hadirnya wanita di Masjid dan Keutamaan Wanita Shalat di Rumahnya

D. HADIRNYA WANITA DI MASJID DAN KEUTAMAAN WANITA SHALAT DI RUMAHNYA

Para wanita boleh pergi ke masjid dan ikut melaksanakan shalat berjama’ah dengan syarat menghindarkan diri dari hal-hal yang membangkitkan syahwat dan menimbulkan fitnah, seperti mengenakan perhiasan, bersolek dan menggunakan wangi-wangian.

# Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Janganlah kalian melarang para wanita (pergi) ke masjid dan hendaklah mereka keluar dengan tidak memakai wangi-wangian.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud, hadits shahih)

# Dan beliau juga bersabda,
Wanita yang mana saja yang memakai wangi-wangian, maka janganlah dia ikut shalat Isya berjama’ah bersama kami.” (HR. Muslim)

# Pada kesempatan lain, beliau juga bersabda:
Wanita yang mana saja yang memakai wangi-wangian, kemudian dia pergi ke masjid, maka shalatnya tidak diterima sehingga dia mandi.” (HR. Ibnu Majah, hadits shahih)

# Beliau bersabda,
Jika salah seorang dari kalian (wanita) menghadiri mesjid maka janganlah menyentuh wangi-wangian.” (HR. Muslim)

# Beliau juga bersabda,
Jangan kamu melarang istri-istrimu (shalat) di masjid, namun rumah mereka sebenarnya lebih baik untuk mereka.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Al-Hakim, hadits shahih)

# Dalam sabdanya yang lain,
Shalat seorang wanita di salah satu ruangan rumahnya lebih utama daripada di bagian tengah rumahnya dan shalatnya di kamar (pribadi)-nya lebih utama daripada (ruangan lain) di rumahnya.” (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim)

# Beliau bersabda pula,
Sebaik-baik tempat shalat bagi kaum wanita adalah bagian paling dalam (tersembunyi) dari rumahnya.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi, hadits shahih)

Iklan
  1. 12 September 2011 pukul 11:27:19

    bagaimana jika wanita pengen sholat berjama’ah apakah boleh atau tidak,,,

    • Risa
      30 September 2011 pukul 16:30:10

      Boleh, tuh di atas ada. tp, gak boleh pake parfum n bisa menjaga diri dari fitnah. ohya, juga jgn lupa atas izin(bisa ortu, suami)

  2. 5 Oktober 2011 pukul 23:25:25

    lho… kalau BB, terus tidak pakai parfum, kasihan jama’ah sebelahnya, hehe,

    • Suprie
      27 Agustus 2012 pukul 17:30:26

      kalo ini kasus lain, misal ini terjadi mungkin boleh memakai wewangian namun jangan sampai baunya menyengat sekali, intinya jangan sampai gara-gara BB kita jadi mengganggu jamaah yang lain. tapi masa sih mau ke masjid belum mandi, hee…

  1. 9 Juni 2012 pukul 6:40:50
  2. 30 Oktober 2012 pukul 19:31:43

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: